FPII Labura tetap satu komando dan solid serta Menjunjung Tinggi aturan Organisasi

Daerah724 views

LABURA(LIPUTANREDAKSI.COM) – Rapat Kerja Triwulan IV, DPD Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Labuhanbatu Raya sukses terselenggara, Kamis (10/8/23) di Caffe dan Resto Sabena Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X, Labura, Sumut.

Rapat kerja ini dibuka sekira pukul 15.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB dengan tema “Konsolidasi Penguatan Organisasi”.

Diskusi santai menghiasi jalannya raker, beberapa anggota pun menyampaikan pandangan atau saran bagi keberlangsungan organisasi pers yang sudah hampir empat tahun berkiprah di Labuhanbatu Raya.

Ketua Panitia Raker Triwulan IV, DPD Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Dedek M Noer dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu hadir mengikuti kegiatan.

Ia menyampaikan agar seluruh peserta dapat menuangkan gagasan, ide dan saran di tengah forum sehingga FPII Labuhanbatu semakin solid kedepannya.

“Dalam diskusi nanti diharapkan ada masukan dari kawan-kawan, rekan juang, yang bisa membangun organisasi ke depannya,” ucap Dedek mengawali jalannya Raker sore itu.

Kata sambutan selanjutnya dari Kepala Desa Halimbe, Kecamatan Aek Natas, Labuhanbatu Utara, Fahruddin Atmaja Sirait mewakili pemerintahan desa.

Fahruddin sengaja hadir di tengah raker yang diikuti puluhan pewarta atau wartawan guna membangun komunikasi yang baik antara awak media dengan Pemerintah Desa.

Dengan rapat konsolidasi yang digelar di Cafee and Resto Sabena diharapkan bisa menguatkan hubungan kerja sama yang lebih baik.

Hari ini kata Kades Desa Perkebunan Halimbe, Ia datang seorang diri, namun tak menampik untuk selanjutnya mengajak Kepala Desa yang lain di wilayah Labuhanbatu Raya untuk membangun komunikasi dengan awak media.

Paradigma tentang profesi wartawan bagi sebagian warga menjurus ke arah negatif. Menurutnya hal itu muncul lantaran tidak terbangunnya hubungan komunikasi seimbang.

Baca Juga:  Bupati Alfedri Temui Warga Korban Banjir di Dua Kampung

Fahruddin berharap ada jembatan komunikasi terbangun usia raker. Hal itu diwujudkan dalam sebuah forum bersama yang berisi perwakilan Pemerintah Desa dan Wartawan atau bersama control sosial lainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *