Dandim 0322 Siak Menghadiri Rapat Persiapan Hari Raya idul Fitri 1445

Daerah, Siak1,401 views

SIAK,LIPUTANREDAKSI.COM- Dandim 0322/Siak Letan Kolonel Arhanud Riyanto Budi Nugroho, M. Han menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak Tahun 2024 yang bertempat di Ruang Rapat Zamrud Room Komplek perumahan Abdi Praja Sabtu, (16/3/2024).

Selain itu juga hadir Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M. Si, wakil Bupati Siak Husni Merza, Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, Kajari Siak, Para Assisten Setda kabupaten Siak dan Para Kepala OPD Kabupaten Siak.

Rapat ini membahas terkai permasalahan antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Pemprov Riau telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla terhitung mulai tanggal 13 Maret 2024 s/d 30 November 2024. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts.293/III/2024 tanggal 13 Maret 2024. Sebelumnya 2 Kabupaten/ Kota di Riau yakni Bengkalis dan Dumai sudah terlebih dahulu menetapkan status Siaga Darurat Karhutla.

Kabupaten Pelalawan, Inhu dan daerah lain masih terjadi banjir, namun di daerah pesisir seperti Dumai dan Bengkalis telah terjadi Karhutla. Bahkan di Kabupaten Siak pada tanggal 13 Maret yang lalu telah terjadi Karhutla di Dusun Tanjung Layang Kampung Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit.

Selain itu juga pembahasan terkait Himbauan bersama tentang pelaksanaan Zakat Fitrah Permasalahan telah dikeluarkan Himbauan Bersama pada tanggal 5 Maret 2024 yang ditandatangani oleh Bupati Siak, Kakan Kemenag Siak, Ketua Baznas Kabupaten Siak dan Ketua MUI Kabupaten Siak Tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah. Hal ini mengacu pada Fatwa MUI Nomor: 65 Tahun 2022 Tentang Hukum Masalah-masalah Terkait Zakat Fitrah.

Adapun dikeluarkannya Himbauan Bersama ini tujuannya untuk meningkatkan pemahaman bagi kaum muslimin dan muslimat dalam melaksanakan zakat fitrah tahun 1445 H/ 2024 M.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 01/Siak Laksanakan Patroli Karhutla

Kadar Zakat Fitrah adalah 1 (satu) Sha’ yang jika dikonversi ke beras menjadi 2,7 Kg atau 3,5 Liter.
b) Meminta kepada pengurus Masjid/ Musholla untuk membentuk UPZ di bawah BAZNAS Kab.Siak sesuai dengan UU No: 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat.

Permasalahan Pengendalian Inflasi dan Stabilitas harga serta ketersedian bahan pokok saat bulan Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H.

Adanya Fluktuasi Harga dan ketersediaan Kebutuhan Bahan Pokok, tidak berimbangnya antara Suplay dan Demand, dimana saat Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H kebutuhan Bahan Pokok cenderung mengalami peningkatan dan ketersediaannya terbatas, sehingga harga kebutuhan pokok turut mengalami kenaikan.

Permasalahan Persiapan menghadapi Arus mudik dan Arus balik Tahun 2024 dari Hasil survey Kementerian Perhubungan terkait potensi pergerakan masyarakat selama masa lebaran 2024 secara nasional mencapai 71,7 % dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 193,6 juta orang, angka tersebut meningkat pesat dibandingkan pada masa lebaran tahun 2023 yakni 123,8 Juta orang. Hal ini tentunya juga berpotensi terjadi kenaikan arus mudik lebaran di Wilayah Kabupaten Siak.

Masih terdapatnya lubang-lubang kerusakan jalan yang belum diperbaiki pada ruas jalan dengan status jalan nasional, provinsi dan kabupaten di Wilayah Kabupaten Siak, yang dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran lalu lintas arus mudik lebaran.

Minimnya lampu penerangan jalan yang berpotensi menyebabkan Lakalantas dan terjadinya tindak pidana kejahatan terhadap para pengguna jalan khususnya para pemudik lebaran.

Permasalahan Persiapan UPTD RSUD dan Puskesmas dalam melayani masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024.

Libur bersama durasinya cukup panjang sehingga dikhawatirkan berpengaruh terhadap keberlangsungan layanan, dan kesiapan Logistik pelayanan menjelang lebaran harus sudah terlaksana sebelum libur bersama.

Baca Juga:  Polda Riau Tetapkan 16 Orang Tersangka Ilegal Loging

Permasalahan Ketentraman dan ketertiban pada malam lebaran hari raya Idul Fitri 1445 H. Tingginya antusias masyarakat untuk mengikuti malam takbiran dengan menggunakan kendaraan bermotor yang mengakibatkan rawan kemacetan dan lakalantas serta membakar kembang api atau mercon di tempat-tempat umum.

Banyak masyarakat atau muda-mudi yang mengunjungi taman-taman atau tempat wisata lainnya yang dimungkinkan adanya gangguan ketentraman dan ketertiban umum.

Rumah warga yang kosong karena ditinggal mudik oleh penghuninya rawan akan terjadinya aksi pencurian dan potensi bencana kebakaran.
4) Banyaknya pedagang musiman (PKL) luar daerah yang akan berjualan di pasar tumpah, tempat umum dan lokasi objek wisata.

Permasalahan Pengaturan dan kesiagan tempat kunjungan Wisata pada hari Raya Idul Fitri 1445 H. Kemungkinan membludaknya jumlah pengunjung Objek Wisata Istana Siak dan objek wisata lainnya di Siak Sri Indrapura, mengakibatkan sering terjadi kemacetan dan perlu adanya ketersediaan tempat parkir yang memadai.

Banyaknya pengunjung di lokasi wisata menyebabkan peningkatan jumlah sampah di Kota Siak Sri Indrapura.

Kesiapsiagaan personil, peralatan maupun sarana prasarana lainnya yang menunjang dalam mengatasi Karhutla jika terjadi di Wilayah Kabupaten Siak, baik itu di tingkat Kabupaten, kecamatan, kampung/ kelurahan maupun pihak perusahaan.

Camat bersama UPIKA dan Penghulu/ lurah beserta Tim MPA agar senantiasa melakukan patroli wilayah dan memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat maupun korporasi agar tidak membersihkan lahan dengan cara membakar, ataupun tindakan lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya Karhutla.

Solusi Himbauan Bersama tentang pelaksanaan Zakat Fitrah sbb :
Agar Himbauan Bersama ini dapat diketahui dan dipahami masyarakat luas, diminta kepada Camat, Penghulu/ Lurah, Kepala KUA, Ketua MUI Kecamatan dan para tokoh agama/ ustadz/ mubaligh dapat mensosialisasikan hal ini kepada para pengurus masjid/ musholla di wilayah masing-masing serta menyampaikan perihal himbauan bersama ini pada setiap kesempatan.***

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Siak Sambangi Kebun Jagung Warga, Dorong Ketahanan Pangan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *