PEKANBARU, LIPUTANREDAKSI.COM– Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau akan menyelenggarakan Sharing Session Keinsinyuran bertema “Urgensi Implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran bagi ASN Berlatar Belakang Teknik di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau” pada Jumat, 7 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan yang dilaksanakan secara Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) ini merupakan pelatihan kompetensi teknis inti dengan bobot 3 Jam Pelajaran (JP). Sharing session tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki latar belakang teknik mengenai pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dalam mendukung profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.
Kepala BPSDM Provinsi Riau, Evarefita, SE., M.Si., akan membuka kegiatan sebagai Opening Speaker. Sementara Keynote Speaker akan disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., yang merupakan Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Ir. H. Irving Kahar Arifin, S.T., M.E., IPU., ASEAN Eng., yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat Pengurus Wilayah PII Provinsi Riau. Irving akan memaparkan materi mengenai urgensi penerapan Undang-Undang Keinsinyuran serta peran strategis profesi insinyur dalam mendukung pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang profesional.
Selain Irving, materi juga akan disampaikan oleh Ir. Ulul Azmi, S.T., M.Si., CST., IPM., ASEAN Eng., selaku Ketua Pengurus Wilayah PII Provinsi Riau. Jalannya diskusi akan dipandu oleh Dr. Ir. Rival Lino, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau.
Melalui kegiatan ini, BPSDM Provinsi Riau berharap ASN yang berlatar belakang teknik semakin memahami pentingnya profesionalisme keinsinyuran, memiliki kompetensi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014, serta mampu mengimplementasikan keahlian teknik secara optimal dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.**








