SIAK,LIPUTANREDAKSI.COM- Koprasi Rimba Mutiara Banso menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun buku 2025 di Halaman kantor Koperasi Rimba Mutiara Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau. Kamis, (12/2/2026)
Rapat yang berlangsung ini membahas evaluasi kinerja keuangan, sisa hasil usaha, dan inovasi unit usaha baru demi meningkatkan pelayanan kepada seluruh Anggota Koperasi.
Agenda utama rapat ini mencakup transparansi pengelolaan dana koperasi serta memastikan pengelolaan berjalan sesuai peraturan yang berlaku.
Hadir dalam kegiatan itu kepala Dinas Koprasi kabupaten Siak, Camat koto Gasib, Polsek Koto Gasib, Perusahaan PT. KTU Astra, Bank BRI, dan Ratusan Anggota Koperasi Rimba Mutiara.
Dalam rapat itu Ketua Koprasi Rimba Mutiara Indra Syaril menyampaikan terkait restorasi Gambut di wilayah Koperasi Rimba Mutiara Banso. Dari hasil pertemuan perusahan KTU Astra di Jakarta, pihak perusahaan tetap mendukung akan mendampingi Koperasi Rimba Mutiara.
“Alhamdulillah, dari hasil pertemuan pihak perusahaan meminta kembali bermitra dengan perusahaan PT. KTU Astra. Apa bila ini tidak di selesaikan nantinya akan bermasalah bagi kita untuk melanjutkan Replanting. Replanting koperasi rimba mutiara Bangso tinggal lima tahun lagi. Nah perusahaan tetap mendukung, tinggal tehnik Replanting, nanti tinggal mengunakan dana dari mana,
Program PSR ( Peremajaan Sawit Rakyat ) Melalui, Dana BPDP ( Badan Pengelola Dana Perkebunan ) atau melalui kementerian pertanian dan perkebunan atau kembali ke perusahaan seperti semula,”ujarnya.
Ia mengatakan proses rekrutmen terkait restorasi gambut ini tidak lah mudah, namun harus bekerja sama antara anggota.
” Kami berharap dukungan dari anggota agar kami nantinya bekerja sesuai harapan bersama. Mudah mudahan usaha ini dapat mensejahterakan masa Replanting nantinya,”Harapannya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh camat Koto Gasib yang di wakilkan Kasi Sosial Nita Andriani.SE.M.Si menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan sektor perkebunan dan pertanian, khususnya industri kelapa sawit di kecamatan Koto Gasib.
“Koperasi Rimba Mutiara Banso telah membuktikan perannya sebagai penggerak kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar perkebunan. Melalui kerja sama yang baik, koperasi ini mampu mengembangkan plasma sawit yang berkelanjutan dan menguntungkan,” ujarnya.
Diharapkan melalui forum RAT, pengurus dan anggota koperasi dapat bertukar pengalaman, merumuskan strategi, serta mencari solusi bersama untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Saya mengapresiasi kerja sama antara anggota, pengurus koperasi, dan manajemen PT KTU yang telah berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Semoga Koperasi Rimba Mutiara Banso terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi anggotanya maupun masyarakat,”Tutur Nita Andriani.
Koperasi memiliki peran strategis sebagai sokoguru perekonomian masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Kecamatan Koto Gasib.
“Saat ini kita juga menyaksikan semangat baru dalam penguatan koperasi melalui hadirnya Koperasi Merah Putih sebagai gerakan kebangkitan koperasi yang lebih modern, profesional, dan berdaya saing. Kehadiran Koperasi Merah Putih hendaknya tidak dipandang sebagai kompetitor, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan peningkatan kualitas tata kelola koperasi di daerah kita”Ujarnya.
Nita mengatakan, Koperasi Rimba Mutiara Banso harus mampu mengambil peran dalam ekosistem ini—memperkuat manajemen, memperluas jaringan usaha, meningkatkan transparansi keuangan, serta membangun kepercayaan anggota. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan anggota yang solid, koperasi akan tetap eksis dan berkembang di tengah dinamika ekonomi.
“Saya juga mendorong agar koperasi mampu memanfaatkan peluang kemitraan, baik dengan perusahaan, lembaga perbankan, maupun program pemerintah. Penguatan kelembagaan, digitalisasi administrasi, serta peningkatan kapasitas pengurus dan anggota menjadi kunci agar koperasi kita tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat Banso,”Pungkasnya.
Ia berharap kepada seluruh anggota, mari jadikan RAT ini sebagai forum musyawarah yang konstruktif. Evaluasi dilakukan dengan semangat kebersamaan, keputusan diambil untuk kemajuan bersama, dan komitmen diperkuat demi koperasi yang lebih maju dan mandiri.
“Semoga Koperasi Rimba Mutiara Banso semakin solid, semakin profesional, dan mampu bersinergi dalam semangat koperasi Merah Putih untuk kemajuan Kecamatan Koto Gasib,”Tutupnya.
Acara selajuta Koprasi Rimba Mutiara Banso membagikan Dooprez kepada Ratusan Anggota Koperasi Rimba Mutiara.***






