SIAK,LIPUTANREDAKSI.COM – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Tekat Perbatas, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Keselamatan di Objek Wisata yang dilaksanakan di Hotel Bono, Provinsi Riau.
Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 20 Juni 2026. Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme pengelola objek wisata dalam menerapkan standar keselamatan, kesehatan, dan keamanan bagi pengunjung.
Berbagai materi diberikan kepada peserta, di antaranya registrasi peserta, penyusunan rencana kegiatan dan panduan keselamatan wisata, prosedur keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan wisata, penanganan bahaya dan risiko kecelakaan, pertolongan tanpa peralatan, pertolongan di air, serta akses dan prosedur evakuasi menggunakan berbagai sarana transportasi.
Selain mendapatkan materi di dalam ruangan, peserta juga melaksanakan simulasi dan praktik langsung di lapangan sebagai bagian dari penerapan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Basarnas Riau, Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Provinsi Riau, serta Kepala BMKG Riau.
Kegiatan ini didanai melalui APBN yang bersumber dari tugas pembantuan Kementerian Pariwisata.
Dalam sambutannya, Tekat Perbatas berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para pengelola objek wisata di Provinsi Riau.
“Semoga pelatihan ini dapat meningkatkan sumber daya manusia pengelola objek wisata menjadi lebih profesional, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap pengunjung yang datang,” ujarnya.








