Dona Sri Utami Gelar Reses III di Kampung Langkai, Warga Sampaikan Aspirasi Air Bersih dan Perkebunan

Siak62 views

SIAK,LIPUTANREDAKSI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Siak Dona Sri Utami, A.Md. dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Siak, Mempura, Bungaraya, Sabak Auh, Pusako, dan Sungai Apit menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 di rumah Agus, mantan Penghulu Kampung Langkai, Dusun II, Kampung Langkai, Kecamatan Siak, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan reses dihadiri oleh PLH Penghulu Kampung Langkai Adi Candra, Kepala Dusun II Sutarwan, para Ketua RW dan RT, Ketua serta anggota PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Kampung Langkai.

Dalam sambutannya, Dona Sri Utami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh masyarakat yang mengikuti kegiatan reses. Ia menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota DPRD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 untuk turun langsung menemui konstituen dan menyerap aspirasi masyarakat.

Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini masih mengalami tekanan akibat efisiensi dan pemotongan anggaran sehingga berdampak pada terbatasnya pembangunan maupun bantuan yang dapat direalisasikan.

“Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Memang kondisi keuangan daerah saat ini belum baik karena adanya efisiensi anggaran. Tidak hanya pemerintah daerah, anggaran DPRD juga mengalami pemotongan. Karena itu, belum semua usulan bisa direalisasikan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Dona.

Ia berharap masyarakat tetap menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD sesuai kemampuan anggaran daerah.
Sementara itu, PLH Penghulu Kampung Langkai, Adi Candra, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD yang datang langsung menjemput aspirasi masyarakat.

Menurutnya, reses menjadi kesempatan penting bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung tanpa harus menunggu forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dona Sri Utami yang telah hadir langsung di Kampung Langkai. Beberapa aspirasi masyarakat sebelumnya juga sudah direalisasikan, seperti pembangunan infrastruktur di beberapa titik. Mudah-mudahan melalui reses ini aspirasi masyarakat kembali dapat diperjuangkan,” katanya.

Baca Juga:  Kapolres Siak Sambut Kedatangan Menhan RI di Siak, Kunjungan ke Yonif TP 851/BBC Berlangsung Aman

Dalam kesempatan tersebut, Adi Candra juga menyampaikan keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih. Ia berharap dilakukan evaluasi terhadap kualitas air PAM yang dinilai sering keruh serta distribusi air yang belum maksimal, terutama di wilayah RT 01.

Menurutnya, banyak warga terpaksa menggunakan pompa tambahan agar air dapat mengalir ke rumah. Kondisi itu membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk listrik selain membeli voucher air.

“Kami berharap kualitas air dapat ditingkatkan dan distribusinya diperbaiki sehingga masyarakat benar-benar menikmati layanan air bersih tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun II Kampung Langkai, Sutarwan, menyampaikan aspirasi mewakili para petani kelapa sawit. Ia mengatakan sebagian besar masyarakat menggantungkan ekonomi keluarga dari sektor perkebunan sawit, namun masih menghadapi persoalan harga TBS yang tidak stabil serta produktivitas kebun yang rendah.

Menurutnya, salah satu penyebab rendahnya produksi adalah tingginya harga pupuk sehingga banyak petani kesulitan memenuhi kebutuhan pemupukan.

“Kami berharap ada solusi dari pemerintah agar petani memperoleh pupuk yang berkualitas dengan harga terjangkau atau melalui skema yang meringankan, sehingga hasil panen masyarakat dapat meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” harapnya.

Reses berlangsung dalam suasana dialogis. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan usulan pembangunan yang diharapkan dapat menjadi perhatian serta diperjuangkan oleh DPRD Kabupaten Siak pada pembahasan program dan anggaran mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *