SIAK,LIPUTANREDAKSI.COM– Ratusan warga menghadiri kegiatan Reses III Anggota DPRD Kabupaten Siak, M. Janhan Ali masa jabatan 2024–2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Siak, Mempura, Bungaraya, Sabak Auh, Pusako, dan Sungai Apit. Kegiatan berlangsung di rumah Roni, Dusun I Gang Bayam, Teluk Salak, Kampung Parit Baru, Rabu (29/7/2026).
Reses turut dihadiri Pelaksana Harian (Plh.) Penghulu Kampung Adi Candra, Kepala Dusun I Tasrip, Ketua RK, Ketua RT, perangkat kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta ratusan warga.
Dalam sambutannya, Plh. Penghulu Kampung Adi Candra menyampaikan apresiasi atas kehadiran M. Janhan Ali yang dinilai rutin turun langsung menemui masyarakat untuk menyerap aspirasi.
“Kehadiran Bapak Anggota DPRD hari ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai usulan, keluhan, maupun harapan terkait pembangunan. Kami berharap aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun sektor lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada wakil rakyat, sehingga dapat diteruskan dalam pembahasan di tingkat pemerintah daerah.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Siak M. Janhan Ali menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih menjadi tantangan karena pemerintah masih fokus menyelesaikan kewajiban tunda bayar.
Menurutnya, tunda bayar tahun 2024 telah diselesaikan, sedangkan tunda bayar tahun 2025 masih tersisa sekitar Rp389 miliar yang harus dituntaskan.
“Untuk saat ini kita masih fokus menyelesaikan tunda bayar. Kalau semuanya selesai sesuai rencana, baru kita bisa lebih leluasa melaksanakan kegiatan pembangunan pada APBD berikutnya. Mari kita sama-sama mendoakan agar Bupati dan Wakil Bupati diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menyelesaikan persoalan ini,” kata Janhan Ali.
Ia juga meminta masyarakat tetap menyampaikan aspirasi meskipun kondisi anggaran daerah sedang terbatas.
“Dewan bukan dewa yang mengetahui semua persoalan. Karena itu, sampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat agar bisa kami perjuangkan sesuai kemampuan dan kondisi anggaran yang ada,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, Kepala Dusun I Tasrip menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi Jalan Bayam yang hingga kini belum pernah mendapat pembangunan meski telah berulang kali diusulkan selama sembilan tahun.
“Harapan kami, jalan ini benar-benar diperjuangkan untuk dilakukan semenisasi atau pengaspalan. Jalan ini sudah lama diusulkan namun belum juga terealisasi,” ungkap Tasrip.
Selain pembangunan jalan, ia juga meminta bantuan untuk normalisasi dan pembersihan saluran air yang mengalir menuju Sungai Langkai. Menurutnya, terdapat beberapa titik saluran yang perlu dibersihkan agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan persoalan bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, M. Janhan Ali menyatakan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan warga dan berupaya memperjuangkannya dalam pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang diharapkan dapat menjadi prioritas pada program pembangunan Kabupaten Siak di masa mendatang.*








