Gawat, Hutan Paru-Paru Dunia (GSK-BB) di Wilayah Kabupaten Siak Diduga Dirusak Para Mafia Tanah

Uncategorized852 views

SIAK,(LIPUTANREDAKSI.COM) – Diduga modus Kelompok Tani, alat berat Eksavator milik para mafia rusak hutan Paru-Paru Dunia GSK – Bukit Batu yang telah ditetapkan UNESCO yang bekerja sama dengan Indonesia pada tahun 2009 yang lalu.

Hal itu terjadi di Wilayah Kampung Tasik Betung Kec. Sungai Mandau yang berbatas Kampung Buantan Besar Kec. Siak, dan berbatas PT. Balai Kayang Mandiri, setelah awak media ini mendapatkan informasi dari masyarakat, Minggu (1/10/2023), ternyata informasi tersebut benar, saat mendatangi lokasi yang dimaksud terlihat 1 (satu) unit Eksavator sedang bekerja menumbang kayu-kayu dan steking areal.

Setelah awak media ini menelusuri siapa pemilik Kelompok Tani yang dimaksud, salah seorang warga Kecamatan Bungaraya yang tidak bersedia ditulis nama lengkapnya inisial ML, mengatakan bahwa Kelompok Tani tersebut punya masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Bungaraya.

“Kelompok Tani tersebut adalah Kelompok Tani BM dari Kecamatan Bungaraya yang setau saya sudah memasukan alat berat untuk membersihkan lahan Kelompok Tani tersebut”, ucap inisial ML.

Sementara itu, menurut sumber lain inisial H menyampaikan kepada media ini, Kelompok Tani BM dari Kecamatan Bungaraya yang dibentuk inisial MS asal Sumut dengan menggandeng warga Kecamatan Bungaraya.

“Sepengetahuan saya, Kelompok Tani BM tersebut punya warga Kecamatan Bungaraya, koordinatornya MS”, ungkap inisial H.

Terkait beberapa informasi yang rangkum media ini dari beberapa sumber bahwa ada dugaan kegiatan perambahan hutan Giam Siak Kecil (GSK) Bukit Batu di wilayah Siak, lalu media ini berkoordinasi dengan BKSD KemenLKH Wilayah Riau melalui Kasi BKSDA Wilayah Siak Beni Silalahi lewat WhatsApp Selasa (3/10/2023), hanya menyampaikan bahwa belum ada waktu mengecek dilokasi.

Baca Juga:  Buka MTQ Tingkat Kecamatan Sungai Mandau, Ini Harap Wabup Husni Merza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *